Tidak Ada Politik Malam Ini

Tidak ada politik malam ini,
Paling tidak, tidak di meja makan tempat kita berencana untuk rehat sejenak malam ini

Tidakkah kau lelah?
Seharian dijejali informasi—dari fakta hingga hoaks
Dari mereka lagi, mereka lagi,
Dan lagi
Seakan kita tidak kenal yang namanya jengah

Berita gembira kah yang kita dengar?
Atau lagi-lagi, headline yang provokatif,
mungkin bumbu framing yang menjebak?

Ah, semoga kita tidak termasuk dalam golongan orang-orang yang mudah diadu domba oleh hantu bernama hoaks
Dan semoga kita tidak bersama golongan orang-orang yang lebih gampang teriak tanpa bertindak
or worse, bertindak tapi tanpa otak
Padahal di Restoran Padang dekat rumahmu saja, gampang sekali beli otak, eh?

Tidak usah ada poltik malam ini,
Tidak malam ini dulu

Biarlah satu-satunya konspirasi yang terjadi,
adalah antara aku dan kau yang menyembunyikan kerupuk milik kawan kita di meja ini

Biarlah satu-satunya konflik yang terjadi,
adalah konflik batin aku yang galau memilih tahu bacem atau perkedel untuk mendampingi soto masakanmu,
—ah, atau kuambil dua-duanya saja?

Biarlah satu-satunya perdebatan yang terjadi adalah antara kau, aku, dan kawan kita yang berada di kubu berbeda:
Kubu soto dicampur nasi—atau kubu soto dan nasi dipisah saja?

Tidak usah ada politik malam ini,
Malam ini biar kita bicarakan resep ayam bakarmu yang lezat luar biasa itu
Turun temurun, katamu? Bolehkah bagi aku rahasianya?

Tidak usah ada politik malam ini,
Tapi nanti, mari berdiskusi dengan kopi hangat dan sepiring gorengan

Santai saja, kawan
Dan jangan lupa,
Ku harap kita bicara politik seperti ahlinya
Dengan fakta dari sumber terpercaya,
Kepala yang tenang, dan bisa menerima kalau ada perbedaan pendapat

Karena tidak selamanya kau benar dan aku salah—atau sebaliknya

Jadi, tidak ada politik malam ini
Sepakat?

Oh ya, satu lagi…

Selain tidak ada politik di antara kita malam ini,
Bolehkah kalau kuminta kau unfollow akun-akun berita abal-abal yang mengisi linimasa media sosialmu?

I mean, come on
KIta sudah janji mau jadi pengguna media sosial yang pintar agar tidak terkontaminasi berita politik yang palsu, benar?

Ah, baiklah kalau sudah
Mari kita santap sajian malam ini dari dapur mungilmu yang wangi
Cukup makan malam kita saja yang tersaji panas malam ini
Obrolan kita tidak perlu ikut panas, kawan

Sepakat?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s